Tampilkan postingan dengan label World News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label World News. Tampilkan semua postingan

Otak Manusia dalam Hitungan Komputer ala AMD

12.18


Masnafi.com - Secanggih apapun sebuah komputer, kemampuannya belum bisa sedikit pun mendekati otak manusia. Lantas, sebenarnya seberapa cepat otak manusia? AMD pun coba memaparkannya dalam hitungan komputer.

Sebagai perbandingan, AMD mengadunya dengan performa yang dimiliki oleh chip grafis terkencangnya saat ini, Radeon RX 480. Menurut data yang dipaparkan raksasa chip tersebut, RX 480 memiliki kapabilitas komputasi hingga 1 teraOp.

Sementara kapasitas memori bandwidth-nya berada di angka 5 terabits/detik. RX 480 juga butuh pasokan daya yang lumayan untuk beroperasi, bisa mencapai 150 wat dalam kondisi beban tinggi. Kalau dalam hitungan komputasi per watt, performa yang dihasilkan tidak sampai 0,007 teraOp per watt.

Sekarang giliran otak manusia. Menurut AMD, dalam hitung-hitungan komputer kapabilitas komputasi berada di angka yang luar biasa jauh selisihnya. Kalau chip grafis mampu menyodorkn 1 teraOp, maka otak manusia diperkirakan punya kemampuan hingga 100 teraOp.

Bandwidth memorinya lebih gila lagi, mencapai 10 exabits per detiknya. Menariknya lagi, dengan hitungan luar biasa itu otak manusia nyatanya hanya butuh daya yang rendah, cukup 30 watt saja.



Bagaimana hitungan komputasi per wattnya? Dipastikan jauh meninggalkan chip grafis RX 480. Nilai komputasi per watt otak manusia disebut berada di angka 3 teraOp per watt. Bandingkan dengan RX 480 yang tidak lebih dari 0,007 teraOp per watt.

Meski demikian perkembangan teknologi chip saat ini yang sedemikian masif juga patut diapresiasi. Apalagi penggunaannya kini telah diimplementasikan di banyak sektor yang memudahkan pekerjaan manusia.

Lagipula, chip grafis maupun prosesor bukan dibuat untuk mengalahkan otak manusia yang diciptakan sang Khalik.

source : https://inet.detik.com/read/2016/12/09/181818/3367664/317/otak-manusia-dalam-hitungan-komputer-ala-amd?i992202105




Bluetooth 5 Dirilis, Jangkauan 4x lipat Kecepatan 2x lipat

09.49

Nafimedia - Sejak awal, Bluetooth 5 diprediksi akan mempunyai kecepatan yang lebih kencang dan jangkauan yang lebih luas. Namun kini terungkap seberapa besar peningkatan kecepatan dan jangkauan pada teknologi nirkabel itu.

Spesifikasi ini dirilis oleh Bluetooth Special Interest Group (SIG) yang merupakan adalah tim di balik pengembangan Bluetooth. Menurut mereka, Bluetooth 5 punya jangkauan 4 kali lipat lebih besar ketimbang Bluetooth 4, dengan kecepatan 2 kali lipat lebih tinggi.

Selain itu, modul standardisasi Bluetooth anyar ini juga menawarkan koneksi yang lebih stabil, tenaga yang lebih besar dan keamanan lebih tinggi, demikian dikutip Nafimedia dari https://www.bluetooth.com/, Kamis (8/12/2016).

Menurut Bluetooth SIG, perangkat dengan koneksi Bluetooth yang nantinya hadir akan mempunyai kualitas lebih baik, dan muncul di berbagai industri seperti wearable, industrial, otomatisasi rumah, dan pasar enterprise. Perangkat dengan standardisasi Bluetooth 5 sendiri diperkirakan akan mulai hadir pada 2 sampai 6 bulan ke depan.

"Dengan jangkauan 4 kali lipat, kecepatan 2 kali lipat dan kapasitas mengirim pesan 8 kali lebih besar, peningkatakan kemampuan Bluetooth 5 berfokus pada meningkatkan fungsi Internet of Things (IoT)," tulis Bluetooth SIG dalam pernyataannya.

Dalam keterangan persnya itu, Bluetooth SIG juga menyebut dua dari tiga konsumen lebih menyukai perangkat yang mempunyai teknologi Bluetooth. Pada 2020, diperkirakan akan ada 13,9 juta perangkat, dan satu dari tiga perangkat itu diprediksi mempunyai koneksi Bluetooth

Hacker Kantongi Rp403 Miliar, Bobol Bank Sentral Rusia

16.56


Peretas diketahui mengantongi uang senilai lebih dari US$31 juta atau sekitar Rp403,8 miliar dari Bank Sentral Rusia pada Jumat (2/12). Temuan ini menjadi salah satu kasus serangan siber terbesar yang menyasar institusi keuangan di seluruh dunia.

Laporan yang dirilis Reuters diketahui yang tersebut dicuri dari akun milik bank yang tersimpan di Bank Sentral Rusia.

Artyom Sychyov, pejabat Bank Sentral Rusia mengatakan peretas yang diduga jumlahnya beberapa itu mencoba untuk mencuri uang dalam jumlah lebih besar yakni sekitar US$77,7 juta.

Sychyov menyebut para peretas membobol akun nasabah bank dengan berpura-pura mendapat mandat dari klien.

Beruntung sistem keamanan bank sentral Rusia mampu mencegah dampak yang lebih serius dan berhasil menarik kembali sebagian uang uang dicuri.

"Kami beruntung bisa mengembalikan sebagian dari uang yang dicuri," ungkap juru bicara Bank Sentral Rusia seperti dilansir CNN Money.


Regulator keuangan di seluruh dunia belakangan mendesak bank memperketat sistem keamanan siber seiring dengan meningkatnya serangan dari peretas di seluruh dunia.

Pemerintah Rusia sendiri mengklaim aksi serangan siber ini merupakan salah satu upaya mata-mata asing untuk menebar kekacauan sistem perbankan di sana.

Pada Februari lalu, laporan keamanan siber berhasil melumpuhkan Bank Sentral Bangladesh yang kehilangan sangat besar mencapai US$81 juta. Uang tersebut diketahui dikirimkan ke beberapa kasino di Filipina.

Sekelompok hacker yang membobol sistem keamanan kemudian membuat sejumlah transfer palsu dari akun bank tersebut melalui jaringan di Federal Reserve Bank of New York.

Sebagian besar transfer berhasil diblokir karena adanya kesalahan menulis rekening penerima yang seharusnya foundation, menjadi fandation. Deutsche Bank yang terlibat dalam proses transaksi mengaku curiga dengan membatalkan transfer tersebut dan membuka kejahatan ini.

source : cnnindonesia.com

Cara Edit Foto dengan Efek Anime ala Everfilter

13.45


Nafimedia - Tak lama setelah Prisma dirilis, muncul aplikasi serupa dengan nama "Everfilter".

Ya, aplikasi photo editing besutan developer asal Negeri Sakura itu juga hype di negara asalnya dan Korea Selatan. Menariknya, foto-foto hasil racikan Everfilter berbeda dengan sentuhan filter Prisma.

Foto yang dihasilkan Everfilter lebih memiliki tone filter anime ala kartun Studio Ghibli. Ada efek sentuhan awan-awan putih dengan langit biru, serta kombinasi pewarnaan pastel yang memanjakan mata.

Cara mengedit foto dengan aplikasi ini pun tidak sulit. Kamu cukup mengunduh Everfilter terlebih dahulu di perangkat iOS atau Android. Jika sudah, ikuti caranya berikut ini.


  1. Unduh aplikasi Everfilter di Google Play Store untuk Android atau App Store untuk perangkat iOS.
  2. Buka aplikasi dan tekan Start. Setelah itu pilih foto yang ingin diedit.
  3. Setelah memilih, Everfilter akan memproses dan memperlihatkan hasilnya.
  4. Voila! Foto telah berhasil diedit. Kamu bisa tap ikon bulan di kiri bawah untuk mengubah filter seperti senja atau malam hari.
Kamu pun dapat membagikannya di media sosial atau bisa langsung menyimpannya di galeri.

Selamat mencoba!



7 Momen Teknologi Yang Bakal Hadir Di 2030

23.46


Dalam beberapa tahun ke depan, masalah mengenai keterbatasan ruang penyimpanan dapat terselesaikan. Menurut laporan yang dibuat, setidaknya 90 persen orang di dunia akan mendapat akses ke penyimpanan data gratis dan tak terbatas yang didukung sepenuhnya oleh iklan.

Sebenarnya, indikasi ini sudah terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah perusahaan telah menawarkan penyimpanan data dengan biaya yang sangat murah. Salah satunya adalah Google yang memberikan akses Google Photos dengan memori tak terbatas.

Alasan hal ini mungkin terjadi karena ongkos hard drive per gigabyte terus merosot. Sementara jumlah data yang dihasilkan terus bertambah. Laporan terbaru menyebutkan 90 persen data yang ada saat ini ternyata hanya dibuat dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Penasaran seperti apa momen teknologi atau bentuk teknologi di kehidupan manusia yang akan hadir dalam satu dekade ke depan? Berikut ini adalah daftar tujuh pencapaian teknologi yang akan terjadi pada 2030, seperti dikutip dari Business Insider, Senin (5/12/2016).

1. 1 triliun sensor akan terhubung dengan internet pada 2022

Menurut laporan, setidaknya ada 1 triliun sensor yang terhubung dengan internet pada awal 2022. Hampir tiap produk fisik nantinya dapat terkoneksi dengan infrastruktur komunikasi, dan sensor dapat membantu manusia untuk meningkatkan kemampuan perangkat tersebut.1 triliun sensor akan terhubung dengan internet pada 2022

Biaya sensor diprediksi akan terus menyusut, sementara kemampuan komputasi terus bertumbuh. Karenanya, hampir semua perangkat secara tak langsung akan turut terhubung dengan internet. Mulai dari pakaian hingga jalanan, diprediksi bakal hadir dengan kemampuan online.

2. Ponsel Implan



Teknologi perangkat implan yang kini tengah dikembangkan diprediksi akan benar-benar hadir pada 2023. Dua tahun setelah itu, sekitar 80 persen responden memperkirakan ponsel yang diimplan pada tubuh manusia akan tersedia untuk publik.

Dengan keberadaan teknologi implan, fungsi perangkat hampir dapat dipastikan lebih akurat. Fungsi komunikasi pun disebut akan melampaui teknologi saat ini. Hubungan tak lagi menggunakan kata-kata, melainkan gelombang ataupun sinyal otak.

Kehadiran internet yang makin meluas dipastikan akan berbanding lurus dengan kehadiran manusia secara digital. Setidaknya pada 2023, lebih dari 80 persen populasi dunia akan hadir dalam bentuk online.

Berdasarkan laporan tersebut, kehidupan digital akan terhubung dengan kehidupan nyata seseorang dan akan terus bertumbuh.

Perusahaan seperti Facebook dan Google pun kini makin mendorong lebih banyak layanan yang berfungsi untuk menghubungkan banyak orang di seluruh dunia dengan internet.

Peran PC akan makin tereduksi di masa depan, sedangkan kemampuan smartphone akan terus ditingkatkan. Karena itu dengan kebutuhan dan mobilitas tinggi, lebih banyak orang memilih smartphone sebagai perangkat utama.

Di samping itu, harga smartphone pun diprediksi akan semakin murah, sehingga mempercepat adopsi pengguna. Diperkirakan penetrasi smartphone akan mencapai 50 persen populasi di dunia pada 2017. Sementara pada 2023, diperkirakan 90 persen populasi akan terhubung ke internet lewat smartphone.

3. Akses Internet



Berdasarkan survei, 79 persen responden memperkirakan pada 2024, sebagian besar populasi dunia akan memiliki akses internet reguler. Keadaan itu juga tak terlepas dari upaya beberapa perusahaan seperti Google dan Facebook untuk menciptakan sebuah solusi untuk menghubungkan 4 miliar orang tanpa akses internet.

Facebook memiliki program Internet.org dan didukung dengan pengguna drone untuk memancarkan internet ke Bumi melalui satelit. Sementara Google memiliki Project Loon yang memanfaatkan balon besar yang melayang di atmosfer untuk menghubungkan wilayah di dunia.

Konsep sharing-economy akan semakin besar terutama didukung dengan kehadiran aplikasi mobile dan marketplace. Namun untuk sektor transportasi, konsep tersebut akan berdampak sangat besar.

Layanan semacam Uber, Go-Car, dan GrabCar secara tak langsung dapat mengubah cara pandang terhadap transportasi dan kepemilikan kendaraan. Di samping itu, perusahaan otomotif akan memikirkan cara baru dalam model bisnis yang digunakan.

source : http://tekno.liputan6.com/read/2668110/7-momen-teknologi-yang-diprediksi-bakal-hadir-di-2030

Cara Mengganti Jenis Font atau Text pada WhatsApp

12.51


Nafimedia - Aplikasi pesan paling populer di dunia, WhatsApp, sudah merilis pembaruan pada tanggal 21 Juni lalu. Selain karakter atau huruf yang bisa diberikan efek bold, italic, dan underline, membalas pesan di WhatsApp kini juga mendukung quote.




Namun masih ada fitur terbaru yang mungkin belum banyak diketahui oleh para pengguna WhatsApp. Versi terbaru WahtsApp, baik untuk Android maupun iOS memiliki satu pilihan jenis font selain font standarnya. Font ini bernama FixedSys.



Lalu bagaimana cara menggunakannya? Untuk menggunakan font FixedSys, Anda wajib menyertakan tanda baca (`) sebanyak tiga kali sebelum dan sesudah kata atau kalimat yang ingin Anda tulis. Cara ini cukup merepotkan karena tanda baca tersebut cukup sulit dicari di keyboard smartphone.
Sebagai contoh jika ingin menulis kalimat halo apa kabar? maka yang harus Anda tuliskan adalah seperti contoh pada gambar di atas. Jika penulisannya benar, jenis font otomatis akan langsung berganti di smartphone Anda maupun smartphone penerima. Selamat mencoba!